Agen Kontes Seo Terpercaya

Jasa Ahli Optimasi Terbaik

Silahkan Pasang Iklan dan Banner Blog Bisnis Online Anda di Sini – Reaksi Langsung Cepat Bikin Top di Search Engine Nomor 1 di Indonesia

Nama Bakal Calon Bupati Langkat 2018

Hai sobat nge-blogger, siang ini yok bahas “Nama Bakal Calon Bupati Langkat 2018” yang mulai ramai di bicarakan per bulan September 2017. Memang, geliat Pemilihan Bupati Langkat (Pilkada Langkat) baru akan digelar pada tahun depan, yakni sekitar bulan Juni 2018. Tapi, ikhwal pilkada langkat sudah mulai panas dibicarakan oleh masyarakat di Stabat – Langkat dan sekitarnya. Dimana dari pembicaraan tersebut, telah memunculkan sederetan nama yang layak untuk di dukung dan di usung sebagai Langkat 1 maupun Langkat 2.

 

Nama Bakal Calon Bupati dan Paslon Wakil Bupati Langkat di Pilkada 2018

 

Memang kalau dicermati agenda pilkada bupati dan wakil bupati langkat 2018, geliatnya terus memanas dimana nama-nama yang nantinya terpilih sebagai sebagai bakal calon Bupati dan balon wakil Bupati Langkat yang baru ini adalah dalam rangka untuk menggantikan masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati H Ngogesa Sitepu dan Drs H Sulistianto Msi yang telah diemban selama 2 (dua) periode. Tidak hanya di kabupaten langkat saja pemilihan kepala daerah dilakukan, untuk pemilihan kepala daerah di sumut yakni pemilihan gubernur sumut juga sudah mulai menghangat. Dimana nama-nama yang sudah turut digadang-gadang dan atau diusung untuk menjadi calon gubernur sumut 2018 sudah memanas juga dibahas oleh media online maupun di media sosial (medsos), seperti facebook dan twitter.

 

Dari sederetan nama yang masuk sebagai daftar bakal calon yang diprediksikan akan ikut dalam pesta demokrasi di Kabupaten Langkat adalah Wakil Bupati Langkat, yakni Drs H Sulistianto MSi, Ketua DPRD Langkat dari Partai Golkar, yaitu Terbit Rencana Parangin-angin, SE, Anggota DPR RI dari Partai Demokrat H Rudi Hartono Bangun, Anggota DPR RI dari Partai NasDem yang juga mantan Walikota Binjai, HM Ali Umri SH MKn,  Anggota DPRD Langkat dari Partai NasDem Ajai Ismail, Anggota DPRD Sumut dari Partai Amanat Nasional (PAN) Syah Affandin SH, mantan Ketua Umum PSSI Prof  DR Djohar Arifin, Asisten I Setdakab Langkat Drs Abdul Karim, mantan Anggota DPRD Langkat dan mantan Ketua DPC PDI-P Langkat, Safril SH dan tokoh masyarakat Melayu Kab. Langkat, yakni Abdul Azis.

 

Selain sederetan nama tokoh-tokoh diatas, perkembangan terakhir di daerah Stabat – Langkat dan sekitarnya, ada beberapa nama lain yang ikut diperhitungkan dan masuk dalam radar bakal calon bupati/wakil bupati, antara lain adalah dr H Indra Salahuddin MKes MM, H Sempurna Tarigan M.Kes, Ralin Sinulingga dan H Sujarno S Sos, MSi.

 

Melihat perkembangan dan skala perpolitikan di Kabupaten Langkat, maka banyaknya muncul kepermukaan nama balon kepala daerah yang akan ikut di pesta demokrasi langkat, maka haruslah dimaknai sebagai hal yang sangat menguntungkan masyarakat. Mengapa ? Karena dengan semakin nama yang muncul, maka akan semakin banyak pula pilihan bagi masyarakat untuk menentukan siapa calon pemimpinnya yang pantas dan layak untuk dipilih. Jadi kesannya tidak seperti memilih kucing dalam karung yang tidak jelas visi dan misi nya untuk memimpin wilayah setingkat kabupaten.

 

Namun, dalam perkembangan berita-berita yang muncul di tengah-tengah masyarakat, bahwa saat ini nama-nama balon bupati/wakil bupati yang sangat populer diprediksikan bakalan akan memenangkan pertarungan pemilihan kepala daerah adalah Cana, Sulis, Rudi Bangun, Ondim dan Abdul Aziz.  Nah, selanjutnya juga akan diprediksikan hanya muncul 3 tiket pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Langkat 2018 yang akan datang.

 

Mengapa nama-nama calon kuat tersebut muncul ? Hal ini disebabkan, nama lainnya dianggap “belum serius” dan hanya coba-coba untuk mencari dan mengetahui respon dan atau simpati dari masyarakat.  Ya, kalau respon masyarakat cukup baik dan signifikan bakalan mendulang suara, maka akan ikut. Disamping itu, keseriusan muncul dari kendala untuk untuk bersaing mendapatkan perahu politik dari partai politik yang sangat terbatas pula.

 

Nah, persoalan sampan atau perahu politik yang tersedia sangat terbatas, maka sebenarnya dapat disiasati dengan ikut pencalonan melalui jalur perseorangan. Khusus untuk bakal calon perseorangan, sedikit banyaknya telah ada 10 bakal calon (balon) Bupati Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara yang serius mengikut pilkada Langkat 2018. Dimana ke-10 nama tersebut baru-baru ini telah mengikuti kegiatan sosialisasi tata cara pencalonan perseorangan. Jumlah ini lebih sedikit dibanding jumlah bakal calon yang sudah mengambil undangan di KPU yang seyogianya berjumlah 12 peserta. Kegiatan dimaksud telah pula dilaksanakan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jalan Imam Tembeleng, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat baru-baru ini.

 

Adapun ke-10 nama tersebut adalah: 1) M Zulkifli (hadir); 2) Richart Hutagalung (hadir); 3) Zamroni (diwakili); 4) Abdul Aziz (hadir); 5) Budiono  (perwakilan); 6) Sulistianto (diwakili); 7) Prof Djohar Arifin (diwakili); 8) David Sembiring (hadir); 9) Ahmad Zaidnur (perwakilan); dan 10) Irham ST.

 

Pada pelaksanaan sosialisasi calon perseorangan (independen) ini, langsung dihadari oleh Ketua KPU Langkat Agus Arifin yang turut didampingi oleh Anggota KPU Langkat Divisi Teknis Muhammad Khair yang secara komprehensif memberikan informasi kepada seluruh Balon Bupati yang ingin maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 mendatang, seperti: pembagian selebaran berupa buku panduan pencalonan, mensosialisasikan tata cara agar bakal calon lebih memahami tahapan yang harus dilakukan agar memenuhi syarat sebagai bakal calon independen, dan lain sebagainya.

 

Dalam kegiatan sosialiasi dimaksud, diperoleh 1 kesimpulan bahwanya untuk pilkada Langkat 2018, bakal pasangan calon yang akan ikut akan mendaftar melalui jalur perseorangan, maka jumlah dukungan yang harus dipenuhi adalah 53.552 dukungan KTP. Jumlah ini adalah merupakan 7,5 persen dari 714.017 jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Serta, syarat dukungan yang harus diberikan adalah menggunakan E-KTP atau surat keterangan pengganti E-KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

 

Disamping itu syarat dukungan lainnya yang harus dipenuhi adalah dukungan tersebut harus tersebar sedikitnya 50% (lima puluh persen) dari keseluruhan jumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Langkat. Artinya, dukungan yang diberikan haruslah berasal dan ada di 12 (dua belas) Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Langkat, yang mana jumlah keseluruhan kecamatan yang ada di Kabupaten Langkat adalah berjumlah 23 Kecamatan.

 

Tidak hanya di kabupaten langkat saja pemilihan kepala daerah bupati dilaksanakan, di kabupaten lain pada provisinsi sumut seperti di kabupaten tapanuli utara (kab taput) juga geliatnya sudah semakin memanas dan telah memunculkan sederetan nama bakal pasangan calon bupati atau paslon wakil bupati taput yang akan ikut dalam ajang “pilkada taput 2018” yang akan datang. Artinya, pilkada di wilayah se provinsi sumut akan menghangat di tahun 2017 sampai dengan 2018 ini.

 

Demikian artikel yang membahas tentang Nama Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Langkat 2018 yang telah digadang-gadang tahun 2017 ini, dan mungkin akan ikut di ajang pilkada langsung tahap 3 di tahun 2018 yang akan datang untuk dipilih menjadi langkat 1 dan langkat 2. Semoga bermanfaat bagi sobat-sobat blogger yang berasal dari Stabat dan Kab. Langkat. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

2 Comments

Add a Comment
  1. Dari 10 bakal calon bupati langan jalur perseorangan
    saya yaqin Drs H. Sulistianto Msi
    yg akan maju
    dan Insya Alloh beliau menang dlm pertarungan demokrasi 27 Juni 2018 mendatang

    1. Mudah-mudahan pak….
      Tapi terlebih dahulu, segala syarat terutama jumlah dukungan e-ktp pemilih dapat terpenuhi.

      Terima kasih atas atensi dan dukungannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agen Kontes Seo Terpercaya © 2017 Frontier Theme
error: DILARANG COPAS BRO !!!